Polresta Banda Aceh Ringkus Dua Polisi Gadungan

Polisi-Gadungan.jpg

Jpeg

BANDA ACEH—Tim Polresta Banda Aceh menangkap dua pemuda yang selama ini kerap memeras para korbannya di wilayah Banda Aceh dan Aceh Besar dengan berpura-pura anggota polisi, Senin (5/10/15). Dari tangan kedua pelaku turut disita sejumlah barang bukti.

Keduanya yakni Gusti Ananda (20), warga Leu Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar dan temannya Musliadi (19), warga Keudah, Kuta Raja, Banda Aceh. Dari hasil introgasi polisi, aksi keduanya sudah berlangsung sejak 29 September 2015 di Jembatan Peunayong Banda Aceh.

Pada sore itu, keduanya menghentikan seorang pejalan kaki di Jembatan itu sekira pukul 15.30 WIB. Korban bernama Ibnu Hajar  ini dipaksa masuk dalam mobil Avanza BL 809 LE milik pelaku. Sesampai dalam mobil mereka menanyakan identitas korban.

“Begitu melihat dompet korban, pelaku langsung merampasnya dan mengambil semua uang dalam dompet korban senilai Rp2 juta,” kata Kapolresta Banda Aceh, Kombe Pol Zulkifli kepada wartawan saat gelar perkara di Mapolresta setempat, Selasa (6/10/15).

Pada 1 Oktober 2015 keduanya beraksi di kawasan Darul Imarah dengan berpura-pura polisi dan menawarkan barang-barang assisores. Korban kedua pelaku bernama Rusli Yusuf. Keduanya menaiki korban dan membawanya ke kota. Mereka mengambil uang korban Rp1,5 juta.

Selanjutnya, kata Kapolresta,  pada 2 Oktober 2015 keduanya beraksi di SPBU Meuraxa. Korban mereka bernama Rusli Yusuf. Pada saat itu mereka mengambil sebuah ransel berisi uang Rp 10 juta yang ada di SPBU tersebut.

Saat kedua pelaku berpura-pura polisi ini polisi menyiata sejumlah barang-bukti diantaranta, satu uni mobil avanza,  20 tali pinggang berbagai mereka dan 18 buah dompet. Keduanya diancam Pasal 363 ayat 4 (e) KUHPidana tentang pencurian dengan pemerasan dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.[habadaily]

SHARING

PinIt
submit to reddit

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top