Butuh Biaya Persalinan Isteri, Sopir Truk Nekad Jadi Kurir Sabu

IMG_6751.jpg

Tribratanewsbandaaceh – AZ, 37, seorang sopir truck angkutan barang, terpaksa berurusan dengan satuan narkoba Polresta Banda Aceh, setelah tertangkap hendak menyeludupkan sabu seberat 471 gram melalui Bandara Sultha Iskandar Muda Blang Bintang Aceh Besar. Aksi tersebut nekad dilakukan AZ, karena mengaku terdesak kebutuhan biaya persalinan isteri yang tengah hamil tua.

“Pengakuannya baru pertama menyeludupkan sabu karena butuh biaya persalinan istrinya. AZ diberi upah 3 Juta jika diberi upah 3 juta jika bisa membawa sabu tersebut kepada Z yang menunggunya di Jakarta. Z, DPO kami,” kata Kasat narkoba Polresta Banda Aceh, Kompol Safran kepada wartawan Minggu (18/12).

Menurut Safran, AZ ditangkap saat akan menuju Jakarta melalui Bandara Sultan Iskandar Muda Blang Bintang Aceh Besar 8 Desember lalu, sekira pukul 08.00 WIB. Petugas Bandara yang curiga dengan gerak gerik pelaku setelah melewati X-Ray akhirnya melakukan pemeriksaan dan menemukan sebuah pelastik berisikan serbuk kristal bening.

“Hasil pemeriksaan yang kami lakukan serbuk yang dibawa positif sabu. Dia mendapatkan ini dari seseorang di Padang Tiji Sigli, kemudian menuju Banda Aceh menggunakan Bus, dan turun di Lambaro dan dari sana menggunakan ojek ke Bandara,”kata Safran.

Safran menjelaskan, AZ yang bekerja sebagai sopir mengaku terpaksa menerima pekerjaan tersebut setelah dipecat perusahaan angkutan. Sementara ia harus kembali ke Jakarta untuk melihat sang isteri yang tengah hamil tua.

“Pengakuan tersangka dia tidak memiliki ongkos untuk kembali ke Jakarta, karena sudah dipecat. Dari Jakarta dia bawa truk tapi sampai Medan dipecat perusahaan,”ujar Safran.

Untuk pemeriksaan lebih lanjut, AZ kini terpaksa mendekam di sel tahanan Mapolresta Banda Aceh. Ia diancam UU 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun.>>

SHARING

PinIt
submit to reddit

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top