Sebulan, Delapan Pengedar dan Pengguna Sabu Diringkus Satnarkoba Polresta

001-5.jpg
Satuan Narkoba Polresta Banda Aceh menangkap delapan pria yang tersangkut penyalahgunaan narkotika diwilayah Kota Banda Aceh yang berstatus sebagai pengedar maupun pengguna Sabu. Selain mahasiswa, pelaku merupakan pekerja bangunan dengan usai mulai, 22 tahun hingga 40 tahun.
Kedelapan pria tersebut MR, 22, warga Desa Gampong Surien, SMI, 39, warga Desa Kuta Alam, MF,29 warga Desa Lambada Peukan, MU, 37 warga Desa Gurah Peukan Bada dan EW,26 yang beralamat di Desa Mangsang Sungai Beduk Batam. Selanjutnya MHD,30 warga Desa Matang Puntong Seuneudon Aceh Utara, DS, 38 warga Desa Lambaro Skep dan IU, 36 warga Desa Mulia Kuta Alam Banda Aceh.
” Para Pelaku ini merupakan hasil pengungkapan sejak sebulan terakhir. Mereka ditangkap disejumlah lokasi terpisah di Kecamatan Jaya Baru, Kuta Alam, Banda Raya, Darussalam, Peukan Bada Kota Banda Aceh,”Kata Kasatnarkoba Polresta Banda Aceh, Kompol Safran, Rabu (21/12).
Seluruh tersangka berhasil ditangkap setelah kepolisian menerima laporan masyarakat yang resah dengan aksi para pelaku yang berbisnis barang haram tersebut. Personil kepolisian yang menindaklanuti laporan masyarakat menemukan sejumlab barang bukti sabu dari tangan para pelaku saat melakukan penggeledahan.
“Barang buktinya sabu yang kita temukan saat penggeledahan para pelaku mulai dari 0, 17 gram sampai 1, 68 gram. Total barang bukti dari para pelaku ini 4,85 gram. Mereka ini mulai dari pengedar sampai bandar kecil kecilan,”kata Safran.
Selain tersangka polisi juga mengamankan barang bukti uang, hp serta satu unit kendaraan roda empat yang digunakan para pelaku saat bertransaksi sabu. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya pelaku kini mendekam di Sel Tahanan Mapolresta Banda Aceh. Mereka dijerat Undang Undang No 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman minimal 5 tahun penjara.()

SHARING

PinIt
submit to reddit

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top