Polresta Banda Aceh Gelar Penerimaan Polri 2017

WhatsApp-Image-2017-03-15-at-10.17.54.jpeg

Tribatanewsbandaaceh – Jelang penerimaan calon Taruna, Bintara dan Tamtama 2017, Polresta Banda Aceh menggelar rapat pembentukan dan pembagian tugas panitia pembantu penerimaan (panbanrim) dan serta pemahaman tatacara penerimaan. Acara berlangsung di Aula Machdum Sakti Banda Aceh, Rabu,(15/03) tersebut dipimpin Kabag Sumda Kompol Taupik Rahman SH, Kasubbag Progar Bag Ren AKP Syafruddin Zaini dan Ipda Fahmi.

“Panitia ini nantinya bertugas menginformasikan tentang penerimaan Polri kepada masyarakat. Para orang tua yang anaknnya mendaftar menjadi anggota POLRI jangan terbujuk iming-iming jika ada oknum yang mengaku bisa meloloskan menjadi polisi dengan menyetor uang ratusan juta rupiah,”kata Kapolresta Banda Aceh Kombes T Saladin SH melalui Kabagsumda Kompol Taufik SH.

Menurut Taufik lulus tidaknya mereka yang mendaftar sebagai anggota POLRI, sangat tergantung pada kemampuan masing masing peserta.Untuk itu setiap peserta diharap membekali diri sehingga mampu memenuhi persyaratan untuk dapat diterima menjadi anggota POLRI.

“Jadi kami tegaskan kelulusan menjadi anggota polisi bukan karena uang tapi karena kemampuan peserta itu sendiri. Untuk itu persiapkan fisik, mental maupun kepribadian,” kata Taufik SH.

Taufik menambahkan, panitia yang dibentuk nantinya juga akan menjaring animo dan minat lulusan Sekolah Menengah Atas untuk menjadi anggota Polri. Mereka yang berminat dapat mendaftarkan diri secara oleh di www.penerimaan.polri.go.id .

“Di Polresta Banda Aceh, pendaftaran dibuka mulai 16 Maret 2017 hingga selesai. Informasi ini kami harap dapat memberi pemahaman sekaligus informasi kepada masyarakat tentang penerimaan dan syarat perekrutan mendaftar menjadi anggota Polri,”pungkas Taupik.

Adapun syarat-syarat yang harus dipenuhi bagi mereka yang ingin mendaftar yakni:

Persyaratan Umum :

  1. warga Negara Indonesia (pria atau wanita);
  2. beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa;
  3. setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945;
  4. usia min 18 tahun (pada saat dilantik menjadi anggota polri);
  5. sehat jasmani dan rohani (surat keterangan sehat dari institusi kesehatan);
  6. tidak pernah dipidana karena melakukan suatu kejahatan (Surat Keterangan Catatan Kepolisian) dari polres setempat;
  7. lulus pendidikan dan pelatihan pembentukan anggota kepolisian.
  8. berwibawa, jujur, adil dan berkelakuan tidak tercela;

Persyaratan Khusus :

  1. pria/wanita, bukan anggota/mantan Polri/TNI dan PNS atau pernah mengikuti pendidikan Polri/TNI
  2. berijazah serendah-rendahnya :
    1. SMA/sederajat jurusan IPA/IPS/Bahasa (bukan lulusan Paket A dan B) atau SMK sesuai dengan kompetensi tugas pokok Polri (kecuali Tata Busana dan Tata Kecantikan) dengan Nilai Akhir (gabungan nilai UN dan nilai sekolah) minimal 60,00
    2. lulusan D-III keperawatan dengan akreditasi minimal B dan IPK minimal 2,75
  3. umur pada saat pembukaan pendidikan pembentukan Bintara Polri T.A. 2017
    • lulusan SMA/sederajat umur minimal 17 (tujuh belas) tahun 6 (enam) bulan dan maksimal 21 tahun
    • lulusan D-III keperawatan umur minimal 17 (tujuh belas) tahun 6 (enam) bulan dan maksimal 24 tahun
  1. bagi SMA/sederajat/SMK lulusan tahun 2017 (yang masih kelas III) nilai rapor rata-rata kelas III semester I minimal 60,00 dan setelah lulus menyerahkan ijasah dengan Nilai (gabungan nilai UN dan nilai sekolah) minimal 60,00
  2. bagi yang memperoleh ijazah dari negara lain, harus mendapat pengesahan dari Kemenbuddikdasmen
  3. tinggi badan minimal (dengan berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku) :
    • Pria : 165 cm, khusus etnis Melanesia (Polda Papua dan Papua Barat) 163 cm
    • Wanita : 160 cm, khusus etnis Melanesia (Polda Papua dan Papua Barat) 158 cm
  4. belum pernah menikah/hamil atau melahirkan bagi Casis wanita dan belum pernah menikah dan atau mempunyai anak kandung/biologis bagi Casis pria serta sanggup tidak menikah selama dalam pendidikan pembentukan Bintara Polri, ditambah 2 (dua) tahun setelah lulus, dibuktikan dengan surat keterangan Lurah/Kades;
  5. tidak bertato/bekas tato dan tidak ditindik/bekas tindik telinga atau anggota badan lainnya, kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama/adat;
  6. dinyatakan bebas narkoba dengan menyerahkan surat keterangan bebas narkoba dari instansi kesehatan pemerintah (RS Pemerintah atau Klinik BNN/BNP/BNK);
  7. berdomisili minimal 2 tahun di wilayah Polda tempat mendaftar dengan melampirkan Kartu Tanda Penduduk/Kartu Keluarga dan surat keterangan domisili dari Lurah/Kades setempat dengan diketahui oleh Kapolsek
  8. pendaftaran calon peserta dilaksanakan di tiap-tiap Polres/Pabanrim sesuai dengan Kartu Tanda Penduduk/Kartu Keluarga dan surat keterangan domisili dari Lurah/Kades setempat dengan diketahui oleh Kapolsek
  9. bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI dan bersedia ditugaskan pada semua bidang tugas Kepolisian
  10. bagi calon/peserta yang memiliki prestasi di bidang olahraga/akademik atau prestasi khusus lainnya di tingkat Internasional/Nasional agar melampirkan bukti berupa piagam/medali/sertifikat atau bukti lainnya sebagai bahan pertimbangan talent scouting
  11. bagi calon/peserta yang berusaha menggunakan sponsor/koneksi dengan cara menghubungi lewat telepon/surat kepada panitia/pejabat yang berwenang melalui orang tua/wali/keluarga atau pihak lain akan didiskualifikasi
  12. bagi yang sudah bekerja secara tetap sebagai pegawai/karyawan
    • mendapat persetujuan/rekomendasi dari kepala instansi yang bersangkutan
    • bersedia diberhentikan dari status pegawai/karyawan, bila diterima dan mengikuti pendidikan pembentukan Bintara Polri

  

SHARING

PinIt
submit to reddit

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top