Satlantas Polresta Banda Aceh Berlakukan E-Tilang

IMG-20170110-WA0028.jpg

Tribratanewsbandaaceh— Sejak 1 April 2017, Satuan Lalu Lintas Polresta Banda Aceh mulai memberlakukan e-Tilang bagi pengguna jalan yang melanggar aturan lalu lintas.

“Salah satu tujuan peluncurkan program e-Tilang ini untuk meminimalisir penyelewengan dilakukan oleh oknum saat berhadapan dengan pelanggar lalu lintas,” ujar Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol T Saladin SH melalui Kasat Lantas Kompol M Dahlan SH MM, Minggu (02/04/2017).

Dalam pelaksananan e-Tilang, jelas dia, pelanggar diberikan lembaran biru yang tertera angka denda final. “Pelanggar dapat membayar langsung ke BRI dengan membawa lembaran biru sesuai denda final yang tertera di lembaran tilang itu,” katanya.

Selanjutnya pelanggar dapat mengambil barang bukti yang diamankan sementara di Polresta setelah membayarkan deda melalui BRI serta menunjukkan kelengkapan surat-surat kenderaan, termasuk Surat Izin Mengemudi (SIM). “Sementara bagi pelanggar yang harus mengikuti persidangan, nantinya kendaraan atau barang bukti dapat diambil di Kejaksaan Negeri Banda Aceh,” ujarnya.

Ia menyebutkan, tarif denda tilang yang dikenakan bagi setiap pelanggar telah melalui proses panjang dengan mempertimbangkan semua aspek, termasuk kemampuan perkapita masyarakat. “Ini juga hasil kesepakatan kepolisian bersama kejaksaan dan kehakiman,” sebut Dahlan.

Dia menambahkan, denda tilang yang diberlakukan itu sebagai bentuk pelayanan bagi masyarakat agar tidak terlalu direpotkan oleh birokrasi panjang. “Cukup bayar ke BRI, lalu ambil barang bukti kendaraannya dengan catatan barang buktinya itu dilengkapi dengan kelengkapan standarisasi kendaraan tanpa biaya tambahan,” sebutnya.

Kasat Lantas Polresta Banda Aceh itu juga mengingatkan masyarakat, jika mengendarai sepeda motor atau menyetir mobil harus selalu mentaati aturan berlalu lintas.  “Untuk pengendara sepmor, misalnya, tentu harus memiliki kelengkapan surat kendaraan, SIM, serta memakai helm muka belakang bagi yang berboncengan,” paparnya.

Dia memastikan, pihaknya akan terus melaksanakan penertiban terhadap pelangar. Selain razia rutin juga akan dilakukan hunting dari pagi hingga malam hari.  “Kapolda Aceh juga telah menginstruksikan kepada seluruh jajaran lalu lintas dalam Rakernis Operasi Simpatik agar menertibkan pelangar lalu lintas, terutama pelanggaran yang terlihat secara kasat mata,” tandas mantan Kasi BPKB Polda Aceh ini.[]

SHARING

PinIt
submit to reddit

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top