Polresta Banda Aceh dan Kodim Gelar Rakor Pengaman Penas KTNA

005.jpg
Tribratanewsbandaaceh – Kepolisan Resort Kota (Polresta) Banda Aceh dan Kodim 0101/BS melakukan rapat koordinasi (Rakor) membahas pengamanan jelang pelaksanan Pekan Nasional Kontak Tani Nelayan Andalan (Penas KTNA) terutama pengamanan kedatangan Presiden Joko Widodo.
Rakor pengamanan yang dilaksanakan di Mapolresta Banda Aceh tersebut dipimpin Kapolresta Banda Aceh Kombes T.Saladin dan Dandim 0101/BS Letkol Inf. Iwan Rosandrianto serta dihadiri seluruh Kapolsek, Danramil dan Camat, Rabu (3/5)
Kapolresta Banda Aceh Kombes T. Saladin menyebutkan rakor pengamanan ini dilakukan untuk mengantisipasi dan mewaspadai aksi kriminalitas jelang pelaksanaan Penas KTNA yang akan dilaksanakan di Stadion Lhong Raya, Banda Aceh pada 6-11 Mei 2017.
“Saya meminta kepada pesonel pengamanan yang bertugas di lokasi Penas untuk benar-benar memantau situasi dilapangan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Kapolresta.
Jelang pelaksanaan Penas KTNA, kata Saladin pihaknya juga akan melakukan beberapa kegiatan dalam menjaga Kamtibmas di kota Banda Aceh, misalnya melakukan razia gelandangan dan pengemis (Gepeng), anak punk serta penyakit masyarakat lainnya.
“Razia ini kita lakukan agar tidak ada lagi gepeng diperempatan jalan, serta anak punk di warung-warung yang meminta sumbangan terutama terhadap tamu Penas,” ujarnya.
Untuk menjaga Keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) pada pelaksanaan Penas tersebut, Kapolresta meminta agar personel Polri bisa membina hubungan dengan TNI yang berada dilapangan.
“Event besar ini ajang Aceh mempromosikan diri, artinya kegiatan ini harus berjalan sukses tanpa ada hambatan,” kata T.Saladin.
Sementara Dandim 0101/BS Letkol Inf. Iwan Rosandrianto mengatakan untuk mencegah aksi kriminalitas, pihaknya sudah memerintahkan setiap Koramil untuk melaksanakan kegiatan sweeping bersama personel Polsek.
“Tujuan kita agar tidak ada siapapun yang menghambat pelaksanaan kegiatan Penas,” tegas Dandim.
Kegiatan sweeping tersebut akan dilakukan dengan cara harmonis dan persuasif tanpa kekerasan.
“Kita juga akan menyiapkan metal detektor di pintu utama saat pembukaan Penas yang direncanakan akan dibuka oleh bapak Presiden,” kata Dandim.

SHARING

PinIt
submit to reddit

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top