Polsek Krueng Raya Tangkap Dua Pelaku Pembunuhan Wanita

IMG_1393.jpg
Tribratanewsbandaaceh – Penemuan mayat sesosok wanita di seputaran Krueng Raya, Kecamatan Baitussalam, Kabupaten Aceh Besar, pada awal Agustus lalu masih menyimpan berbagai misteri kronologis dan penyebab kematian wanita tersebut.Mayat korban atas nama Nuraini (30) asal Kabupaten Pidie ini ditemukan dalam keadaan sudah busuk oleh pencari madu di Gampong Krueng Raya pada Sabtu (5/8/2017).
Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol T Saladin melalui Wakapolresta AKBP Armaini mengatakan, setelah penemuan jenazah, Tim Reserse Polresta dari hasil identifikasi terus melakukan pengembangan.
“Walaupun awalnya kita susah mendapatkan petunjuk, sebab identitas korban saja tidak ada. Namun dengan penuh semangat akhirnya penyidik lambat laun mendapatkan informasi tentang identitas korban ini,” ucap AKBP Armaini saat konferensi pers di Mapolresta Banda Aceh, Rabu (30/8/2017).
Menurutnya korban bernama Nuraini (30) itu warga dari Keumala, Kabupaten Pidie. Dari identitas korban inilah polisi kemudian memperdalam informasi.
“Yang jadi pertanyaan kita, bagaimana korban yang berdomisili di Pidie hingga akhirnya ditemukan menjadi mayat di Aceh Besar. Bagaimana rutinitas yang bersangkutan ya, kita coba tarik keterangan demi keterangan,” jelasnya.
Akhirnya terungkap, pembunuhan korban bukanlah dilakukan oleh satu orang. Korban diduga dibunuh oleh dua orang, sementara satu tersangka lagi akhirnya berhasil ditangkap juga.
“Tersangka dua orang, pertama teman dekat korban inisial AS (49) warga Pidie dan satu lagi otak pembunuhan inisial IS (27) warga Pidie juga. Tersangka IS juga pernah memiliki hubungan khusus dengan korban,” ucapnya.
Penangkapan tersangka IS hanya berselang dua hari setelah AS ditangkap. Dari pemeriksaan AS maka akhirnya IS pun diciduk petugas. Dari pengakuan IS, motif pembunuhannya karena sakit hati.
“Kepada petugas tersangka motif pembunuhannya karena sakit hati kepada korban,” jelas perwira menengah berpangkat dua melati ini.
Kini kedua tersangka harus mendekam di balik jeruji Polresta Banda Aceh dan keduanya akan diancam hukuman seumur hidup.
 Tersangka IS (pakai baju tahanan Kiri) dan As saat konferensi pers di Mapolresta Banda Aceh, Rabu (28/8/2017).

SHARING

PinIt
submit to reddit

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top