Ini Ancaman Hukuman Pembunuh Satu Keluarga Di Gampong Mulia

WhatsApp-Image-2018-05-02-at-14.55.12.jpeg

Triberatanewsbandaaceh – Ridwan (22), pemuda asal Desa Paya Seumantok, Kecamatan Krueng Sabee, Aceh Jaya yang membunuh keluarga Tionghoa di Gampong Mulia, 5 Januari lalu, kini menghadapi ancaman hukuman berat.

Ridwan melakukan pembunuhan berencana terhadap Tjie Sun (48) alias Asun, istrinya Minarni (40), dan anak semata wayangnya Callietos (7) di dalam ruko milik mereka.

Atas perbuatannya itu, Ridwan yang sebelumnya bekerja sebagai sopir di usaha distributor milik korban dijerat dengan Pasal 340 KUHP soal pembunuhan berencana, dengan ancaman pidana mati atau pidana penjara seumur hidup.

Hal itu disampaikan Kapolresta Banda Aceh, AKBP Trisno Riyanto SH dalam konferensi pers di lapangan indoor Polresta Banda Aceh, Senin (30/4/2018) sore.”Melihat berkas perkaranya, ancaman hukuman terhadap tersangka bisa hukuman mati atau seumur hidup,” ujar Trisno, didampingi Kasat Reskrim AKP M Taufiq SIK.
Dirinya pun menyatakan semua berkas penyidikan terkait kasus itu sudah lengkap, dan polisi akan segera melimpahkan tersangka Ridwan beserta barang bukti ke jaksa pada 3 Mei 2018.

Dia menyebutkan, butuh waktu sekitar tiga bulan bagi polisi untuk merampungkan penyidikan. Pihaknya juga sudah memeriksa lima saksi dalam kasus itu.
“Kenapa sampai tiga bulan? Karena kami sempat satu kali perbaikan. Tuntutannya ini sangat berat, jadi kami harus sangat teliti,” jelas Trisno.

SHARING

PinIt
submit to reddit

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top