Kapolresta Banda Aceh Ikut Meriahkan Jalan Santai Gemilang

WhatsApp-Image-2018-05-07-at-00.50.17.jpeg

Tribratanewsbandaaceh – Sekitar 10 ribu masyarakat Kota Banda Aceh tumpah ruah ke Lapangan Blangpadang, Banda Aceh, Minggu (06/5/2018) pagi. Mereka mengikuti Jalan Santai Gemilang dalam rangka memeriahkan HUT ke-813 Banda Aceh.

Terlihat Kapolresta Banda Aceh AKBP Trisno Riyanto SH bersama warga sangat antusias dalam mengikuti jalan santai pagi ini.Peserta jalan santai dilepas oleh Wali Kota Banda Aceh, H Aminullah Usman SE Ak MM bersama Forkopimda sekitar pukul 07.00WIB.Dengan di kawalnya pejalan kaki menggunakan mobil Satuan Lalu Lintas Polresta Banda Aceh serta lantunan musik dari marching band Gita Handayani acara fun walk tersebut semakin meriah.

Sekitar 09.00 WIB, setelah berjalan kaki sejauh satu kilometer, Wali Kota Banda Aceh, H Aminullah Usman SE Ak MM bersama Forkopimda diikuti puluhan ribu peserta, tiba di garis finish di Blangpadang, Banda Aceh.

Mengelilingi panggung utama, peserta tampak antusias menanti pengumuman doorprize.Aneka hiburan pun ditampilkan seperti lantunan lagu pop, marching band Gita Handayani, dan hiburan menarik lainnya.

Adapun even akbar itu mempersembahkan hadiah utama satu unit sepeda motor. Tak hanya itu, hadiah kece seperti dua sepeda motor, kulkas, televisi, sepeda gunung, 16 voucher hotel, serta ratusan item lainnya akan dibagikan lewat cara diundi.

Kapolresta berpesan bahwa jalan kaki itu adalah pilihan terbaik bagi siapapun yang ingin olahraga murah, mudah, kecil risiko dan sederhana. Mulai dari anak kecil sampai orang lanjut usia sangat dianjurkan sering berjalan kaki. Bahkan orang yang sembuh dari sakit stroke bagus untuk berlatih berjalan kaki sebagai proses pemulihan.

“Jalan kaki menurut saya dan mungkin juga Anda adalah salah satu solusi mengatasi kemacetan lalu lintas dan polusi udara di perkotaan. Karena ukuran dan posisi badan kita saat berjalan berbeda jauh dengan kendaraan bermotor semisal motor dan mobil. Posisi badan kita adalah berdiri atau vertikal, tentu ruang yang diperlukan di dasar bumi kecil. Lihatlah motor atau mobil, posisinya horisontal tentunya memerlukan ruang lebih luas lagi”katanya

Sedangkan untuk masalah polusi udara, inilah yang jadi pengganggu saya ketika di jalan. Hidung saya tidak enak kalau mencium asap kendaraan bermotor. Rasanya ingin dirumah saja. Dari itu semua saya menyimpulkan bahwa jalan kaki dapat menjadi solusi berbagai sisi kehidupan manusia baik itu kesehatan, lingkungan dan ekonomis. Pungkas AKBP Trisno.

SHARING

PinIt
submit to reddit

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top