Polisi kawal unjuk Rasa BEM Di Gedung DPR Aceh

e9de2c8e-2eab-4079-a9c1-36b1c99a76b8web.jpg

Tribratanewsbandaaceh – Mahasiswa Aceh menuntut agar pemerintah mensetabilkan keuangan Negara, membatasi tenaga kerja asing, menyelesaikan kasus pelanngaran HAM masa orde baru dan menciptakan rasa aman dan nyaman serta toleransi antar masyarakat persoalan  yang kini semakin membelit Bangsa Indonesia, termasuk Provinsi Aceh.

Tuntutan tersebut disampaikan puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Syiah Kuala dalam unjuk rasa di Gedung DPR Aceh, Kuta Alam, Banda Aceh, Senin (21/5/18) sekitar pukul 10.00 wib.

Acara tersebut digelar mahasiswa dalam rangka memperingati 20 tahun reformasi. Unjuk rasa berlangsung tertib tersebut mendapat pengawalan aparat kepolisian dan Satpol PP.

Kapolresta Banda Aceh AKBP Trsino Riyanto S,H melalui kasat Sabhara AKP Yusuf Hariadi S,H mengatakan personel yang dikerahkan untuk menjaga agar demo yang dilakukan oleh mahasiswa berjalan tertib dan tidak membuat kegaduhan.

“Kita ingin agar tidak terjadinya hal yang tidak diinginkan. Semua orang berhak menyampaikan aspirasinya, tapi harus tertib dan tidak anakis,” pungkas AKP Yusuf

Usai menyampaikan aspirasinya di gedung wakil rakyat tersebut, mahasiswa membubarkan diri dengan tertib.

SHARING

PinIt
submit to reddit

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top