Sat Reskrim Polresta Banda Aceh Tangkap Pencuri Belasan Mayam Emas

791e6f23-8718-48d3-9f49-504da9bf4efcweb.jpg

Tribratanewsbandaaceh – Sat Reskrim Polresta Banda Aceh menangkap seorang pria atas tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat) yang terjadi di kawasan komplek Gampong Blang Krueng, Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar yang dilakukan pada bulan Juli lalu.

Pelaku berinisial BTR alias Pi’i (37) yang juga warga gampong setempat dan diketahui memang sebagai pencuri spesialis rumah kosong. Pelaku ditangkap saat polisi memperoleh informasi tentang keberadaannya di kawasan gampong itu.

“Pelaku ditangkap Senin (1/10/2018) malam kemarin setelah dilakukan penyelidikan berdasarkan laporan yang ditindaklanjuti,” ujar Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto melalui Kasat Reskrim, AKP M Taufiq, Kamis (4/10/2018).

Kasat menjelaskan, pelaku mencuri di rumah keluarga seorang mahasiswa bernama Ihsan Fahmi (23) yang saat itu pemilik rumah sedang tidak berada di tempat. Tersangka BTR alias Pi’i menjalankan aksinya saat itu di pagi hari sekira pukul 06.00 WIB dengan merusak jendela bagian belakang rumah.

“Dari tangan tersangka kita amankan barang bukti berupa satu unit tablet merek Advance, satu handphone Asus, sebuah kalung emas, sebuah gelang emas berbatu mulia warna merah dan sebuah cincin emas berbatu mulia warna merah, sebuah kerabu dan sebuah mata kalung gambar masjid,” jelasnya.

Dari hasil interogasi yang dilakukan penyidik, pelaku mengaku bahwa memang pernah membobol sejumlah rumah lainnya di kawasan itu yang diakui hal ini dilakukan karena desakan ekonomi.

“Barang bukti yang diamankan dari tersangka ini merupakan sisa yang dicuri, sementara yang dicuri sebelumnya ini berupa kurang lebih 15 mayam emas yang terdiri dari berbagai jenis perhiasan seperti kalung, cincin dan gelang, termasuk yang tunai senilai Rp 4 juta,” ungkap mantan Kapolsek Kuta Alam ini.

Barang bukti lainnya, sambung Taufiq, sudah dijual oleh tersangka beberapa waktu lalu untuk memenuhi kebutuhan harian. Saat ini, pelaku masih diamankan di Mapolresta Banda Aceh untuk diproses lebih lanjut.

“Pelaku masih kita periksa dan kasus ini masih dalam pengembangan untuk mengungkap dugaan ada komplotan atau jaringan lain yang terlibat, tersangka BTR dijerat Pasal 363 tentang Pencurian dengan pemberatan (Curat),” tambah AKP M Taufiq.

SHARING

PinIt
submit to reddit

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top