Polsek Kuta Alam Tangkap Pelaku Kredit Fiktif

304f921e-0a63-4cd5-b506-f864866cb788web.jpg

Tribratanewsbandaaceh – Seorang karyawan swasta berinisial RYS (20), warga asal Desa Karang Berombak, Kecamatan Medan Barat, Medan, Sumatera Utara yang selama ini tinggal dan bekerja di Banda Aceh, terpaksa berusia dengan polisi atas kelakuannya.

Pasalnya, RYS bersama dua orang rekannya yang saat ini masih buron yakni ER (23) dan JN (25) melakukan kredit fiktif di sebuah koperasi yang berada di Gampong Mulia, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh yang merupakan tempat mereka bekerja.

“Penangkapan tersangka ini dilakukan atas laporan pemilik koperasi yakni inisial MMS setelah dilakukan pengecekan kerugian koperasi,” ujar Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto melalui Kapolsek Kuta Alam, Iptu Miftahuda Dhiza Fezuono di Mapolsek, Rabu (10/10/2018).

Kapolsek menjelaskan, kejadian ini berawal saat RYS dan dua rekannya yang buron melakukan pemalsuan dokumen nasabah untuk pinjaman dana pada bulan Maret dan April lalu. Tersangka RYS dkk memalsukan dokumen seperti KTP, Kartu Keluarga dan lainnya untuk mengambil sejumlah dana kredit.

“Ini dilakukan untuk mengambil dana koperasi, korban merugi sebesar Rp 48 juta dan kemudian melapor ke kita. Tersangka RYS kita tangkap Senin (1/10/2018) lalu di kawasan Gampong Mulia,” ungkapnya.

Peran RYS dalam kasus ini, sambungnya, hanya sebagian pembantu dalam mengurus pencairan dana koperasi tersebut. Sementara andil terbesar ada pada tersangka ER dan JN yang kini masih buron.

“RYS ini dapat fee ratusan ribu dari pencarian dana koperasi itu, uang dipegang oleh ER dan JN yang masih buron, menurut informasi mereka kini di Gayo Lues dan Sidikalang, Sumut,”

Saat ini, tersangka masih diamankan di Mapolsek Kuta Alam untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Polisi pun masih terus mengembangkan kasus ini dan mengamankan barang bukti berupa 21 dokumen permohonan kredit.

“Tersangka RYS dijerat Pasal 372 jo 378 KUHPidana tentang Penggelapan dan Penipuan. Kasus ini masih terus kita kembangkan,” tambah Iptu Miftahuda Dhiza Fezuono.

SHARING

PinIt
submit to reddit

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top