Kunjungi Rumah Kekasih, Martunis Dianiaya Ayah Tiri

d9417603-712c-4dcc-9ebf-60c22f13f133web.jpg

Tribratanewsbandaaceh – Martunis (24), Wiraswasta, warga asal Gampong Meunasah Cot, Kecamatan Peudada, Bireuen yang selama ini diketahui tinggal di Banda Aceh menjadi korban penganiayaan.

Penganiayaan ini terjadi Minggu (7/10/2018) malam kemarin sekira pukul 21.30 WIB di rumah pacarnya yang berada di Gampong Alue Naga, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto melalui Kapolsek Syiah Kuala, AKP Asyhari Hendri mengatakan, korban diantara oleh ayah tiri pacarnya sendiri berinisial NSR (33), Wiraswasta, warga setempat.

“Korban dianiaya orang tua tiri pacarnya saat mengunjungi rumah pacarnya yang bernama Nelva,” ujarnya saat dikonfirmasi Rabu (10/10/2018) siang.

Penganiayaan ini terjadi saat korban mengunjungi rumah Nelva selaku pacarnya sekira pukul 20.30 WIB. Saat itu, diketahui kedua orang tua Nelva hendak keluar rumah. Mereka pun memberitahukan kepada Martunis agar kembali pulang karena takut dicurigai warga mereka berdua-duaan di rumah.

“Ayah tiri pacar korban beritahu kalau mereka mau keluar rumah, korban disuruh kembali pulang. Korban pun menuruti dan memahami perkataan orang tua pacarnya dan kembali pulang,” ungkap Kapolsek.

Di perjalanan pulang, Martunis singgah di sebuah warung untuk membeli rokok. Saat itu diketahui handphone miliknya tidak ada di kantong setelah sempat diperiksa dan ternyata tinggal di rumah sang pacar. Ia pun kembali ke rumah Nelva untuk mengambil handphone yang tinggal.

“Saat kembali, diketahui oleh orang tua pacar korban dan mereka juga kembali. Salah paham karena dianggap tidak mendengar perkataan yang dibilang sebelumnya, korban pun langsung dihajar oleh NSR yang emosi saat itu,” katanya.

Martunis mendapat bogem mentah di bagian wajah. Ia pun dipukuli menggunakan gagang cangkul yang sebelumnya diambil tersangka NSR secara bertubi-tubi di bagian punggung.

“Korban kemudian pergi dan langsung melaporkan hal ini ke Mapolsek setelah mengalami luka lebam di wajah dan lecet di punggung karena hantaman gagang cangkul,” jelas AKP Asyhari Hendri

Menindaklanjuti laporan itu, personel Polsek Syiah Kuala langsung mengamankan pelaku di rumahnya. Saat ini, pelaku pun masih diamankan untuk diperiksa lebih lanjut.

SHARING

PinIt
submit to reddit

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top